A. Sebab
Umum dan Sebab Khusus
Seperti halnya yang terjadi pada Perang Dunia 1,
Perang Dunia 2 berawal dari sebab umum dan sebab khusus, yaitu :
Ø
Sebab
Umum :
1. Politik balas dendam (Refansi Idea)
2. Konflik faham (pertentangan
ideologi)
3. Munculnya Politik Ekspansi (penguasaan
Negara lain).
4. Kegagalan LBB dalam menciptakan
perdamaian dunia.
5. Perlombaan senjata canggih
6. Politik aliansi (mencari sekutu)
-
Blok Fasis : Negara Italia, Jerman, Jepang
-
Blok Sekutu terdiri dari 2 blok :
1. Blok Demokrasi : Negara Perancis,
Inggris, Amerika Serikat dan Belanda.
2. Blok Komunis : Negara Uni Sovyet,
Polandia, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia, Rumania, dan Cekoslowakia.
Ø Sebab Khusus :
1. Bagi Eropa serangan kilat Jerman
terhadap Polandia tanggal 1 September 1939.
2. Bagi Pasifik dan Amerika Serikat :
serbuan Jepang terhadap pangkalan armada angkatan laut Amerika Serikat di Pearl
Harbour (Hawai) tanggal 7 Desember 1941.
B.
Pihak yang Terlibat
C.
Dampak Perang terhadap Kehidupan
Dunia
-
Bidang Politik
Kemenangan pihak sekutu (Inggris,
Perancis, Amerika Serikat, dan Uni Soviet) dalam mengakhiri Perang Dunia II
tidak terlepas dari peran Amerika Serikat dalam memberikan bantuan
(perlengkapan, tentara,dan persenjataan) yang mampu mempercepat berakhirnya
perang dengan kemenangan di tangan Sekutu. Perang Dunia II telah menghancurkan
hegemoni negara-negara besar seperti Inggris, Perancis, Spanyol, dan Portugis
yang sudah berabad-abad memegang kendali kekuasaan di berbagai belahan
dunia. Muncul masalah baru yaitu adanya pertentangan kepentingan dan
persaingan perebutan hegemoni antara negara anggota sekutu dalam usaha untuk
menjadi negara yang paling berpengaruh dan berkuasa di dunia hingga melahirkan
dua negara adikuasa (kekuatan raksasa) yaitu Amerika Serikat (kuat secara
material) dan Uni Soviet (kuat secara psikologis) yang mengambil alih hegemoni
tersebut. Uni Soviet dan Amerika Serikat saling berlomba menanamkan
penagruhnya pada negra lain dengan berbagai cara sehinga dampaknya
negara-negara di dunia terbagi menjadi 2 dimana negara-negara Eropa Timur, Jerman
Timur dan beberapa negara Asia seperti Cina, Korea Utara, Kamboja, Laos dan
Vietnam berada dibawah pengaruh Uni Soviet yang selanjutnya dikenal dengan Blok
Timur. Sementara negara-negara Eropa Barat dan banyak negara di Asia, Afrika,
dan Amerika Latin berada dibawah kekuasaan Amerika Serikat yang selanjutnya
dikenal dengan Blok Barat. Kedua negara adikuasa tersebut memiliki ideologi
yang berlawanan dimana Amerika Serikat dengan ideologi Liberalis-Kapitalis
(paham yang mengutamakan kemerdekaan individu sebagai pangkal dari kebaikan
hidup) sementara Uni Soviet dengan ideologi Sosialis-Komunis(paham yang
menghendaki suatu masyarakat disusun secara kolektif agar menjadi masyarakat
yang bahagia). Sistem politik dan ekonomi internasional mengalami polarisasi
yaitu liberalisme versus sosialisme-komunisme .Munculnya politik memecah belah
dimana terjadi perpecahan dari berbagai negara sebagai dampak dari persaingan
pengaruh dua negara adikuasa tersebut, seperti negara Jerman, Korea, dan
Vietnam(Indo Cina) berdasarkan ideologi liberal dan sosialis-komunis. Kemudian
munculah negara baru dan merdeka di Asia-Afrika yang merupakan bekas jajahan
bangsa barat seperti Indonesia, India, Pakistan, Srilanka, dan Filipina.
-
Bidang Ekonomi
Perekonomian dunia terbagi atas
sistem ekonomi liberal, sistem ekonomi terpusat pada negara, dan sistem ekonomi
campuran. Dimana sistem ekonomi liberal berlaku di negara-negara kapitalis.
Sistem ekonomi terpusat pada negara berlaku di negara-negara komunis. Dan
sistem ekonomi campuran berlaku di negara-negara yang baru merdeka.
-
Bidang Sosial
Dampak yang ditimbulkan di bidang
sosial adalah munculnya gerakan sosial untuk membantu memulihkan kesejahteraan
rakyat akibat perang dengan mendirikan lembaga internasional untuk memelihara
perdamaian dunia. Hal ini terbukti dengan berdirinya Perserikatan
Bangsa-bangsa. Amerika Serikat membentuk badan guna menghindari jatuhnya korban
lebih banyak dengan nama United Nations Relief Rehabilitation Administration
(UNRRA). Tugas pokok badan ini adalah meringankan penderitaan dan memulihkan
daya produksi rakyat yang tinggal di daerah bekas pendudukan Jerman. Bantuan
yang diberikan berupa makanan, pakaian, bibit tanaman, hewan ternak, alat-alat
perindustrian, dan rumah sakit. UNRRA (satu bagian dari PBB) dibubarkan sebab tugas
untuk memberikan bantuan pembangunan kembali negara Eropa telah dilaksanakan
oleh European Reconstructions Plan atau yang dikenal dengan Marshall Plan.
D.
Peristiwa-peristiwa yang Terjadi
pada Perang Dunia II
Perang Kilat (Blitzkrieg)
Polandia dikalahkan oleh Jerman
dengan taktik “perang kilat” (Blitzkrieg). Hari pertama, angkatan uadara Jerman
(Luftwaffe) menghancurkan bandara dan pangkalan udara Polandia. Dalam waktu
satu minggu, Jerman telah melumpuhkan jalur-jalur komunikasi Polandia. Pada
saat yang bersamaan, divisi-divisi panser mengurung tentara Polandia.
Perang Pura-pura di Barat
Pada Desember 1939 pertempuran Laut
yang dramatis terjadi di dekat pantai Amerika Selatan. Kapal-kapal penjelajah
Inggris merusak kapal penjelajah Jerman Admiral Graf Spee yang sedang menyerang
perniagaan sekutu di Atlantik Selatan. Kapal itu dipaksa mencari perlindungan
di Pelabuhan Montevideo, Uruguay. Kapten kapalnya memilih untuk menenggelamkan
kapal itu daripada direbut musuh. Karena pertempuran terjadi sedikit saja, periode
ini disebut sebagai perang pura-pura (Sitzkrieg).
Pertempuran Britania
Hitler berencana menginfasi Britania
pada 1940 dan dari Juli hingga September ia melancarkan serangan udara terhadap
kapal, bandara, pelabuhan, dan kota-kota untuk memperlemah Britania sebelum
mengirimkan pasukan darat. Namun, Royal Air Force yang jumlahnya lebih sedikit
menghancurkan dua pesawat Jerman untuk setiap pesawat Britania yang jatuh.
Hitler pun terpaksa menangguhkan niatnya.
Perang Soviet – Finlandia
Uni Soviet menyerbu Finlandia pada
30 November 1939. Pasukan Soviet yang besar diharapkan mengalahkan tentara
Finlandia dengan cepat. Akan tetapi, orang Finlandia bertahan selama
berbulan-bulan. Garis perkubuan Mannerheim akhirnya diterobos pada awal 1940.
Pada tanggal 12 Maret Finlandia menandatangani perjanjian damai dengan
memberikan wilayah kekuasaan Finlandia kepada Soviet.
Perang di Gurun Afrika
Pada 1940 perang dunia telah melebar
ke Afrika Utara ketika pasukan Italia di Libya menyerang Mesir, daerah yang
dipertahankan oleh Britania raya. Britania menekan mundur pasukan Italia.
Dibawah Jendral Romell, Jerman menekan Britania kembali ke Mesir. Perang terus
berlanjut hingga akhirnya Britania memenangkan pertempuran di El Alamei, Mesir
pada Oktober-November 1942. Montgomery kemudian menyebrangi Libya untuk menemui
pasukan Britania dan AS yang telah tiba di Aljazair dan Maroko. Pasukan Blok
Poros terkepung pasukan Sekutu dan akhirnya menyerah pada Mei 1943.
Jatuhnya Prancis
Pemerintah Perancis pindah ke Tours
pada 11 Juni 1940 dan kemudian ke Bordeaux. Jerman menduduki Paris pada 14 Juni
1940. Kabinet Perancis bersikap mengalah dan sangat terpecah-pecah, memohon
gencatan senjata. Marsekal Philippe Petain, pahlawan perang dunia I yang
berusia 84tahun, menjadi perdana menteri. Gencatan senjata Jerman-Perancis
ditandatangani pada tanggal 22 Juni 1940 di Hutan Compeigne. Gencatan senjata
Perancis-Italia, ditandatangani pada 24 Juni 1940.
Japan Goes to War
Serangan Jerman pada Soviet telah
membuat Jepang percaya bahwa kemenangan Jerman sudah pasti. Mereka segera
mencoba mengambil keuntungan dari hal tersebut. Pada Juli 1941 Pemerintahan
Boneka Jerman di Perancis memberikan pangkalannya yang berada di
Indocina-Perancis kepada Jepang. Gerakan agresif Jepang menimbulkan protes Amerika
Serikat dan Inggris. Jepang menyatakan bahwa mereka ingin berdamai, namun
mereka tetap melakukan tindakan agresifnya. Pada akhir Juli AS, Inggris, dan
Pemerintahan Belanda di London melakukan embargo pengiriman minyak ke Jepang.
Pada November 1941 Hideki Tojo (Perdana Menteri Jepang) mengirimkan utusan
khusus untuk mengusahakan perdamaian dengan AS. Hal ini adalah tipuan untuk
membuat AS lengah.
Serangan Pearl Harbour
Pasukan Jepang menyerang Pearl
Harbour, Hawaii, pada Minggu 7 Desember 1941. Serangan datang tanpa peringatan
pada dini hari. Hal itu dilakukan oleh kapal-kapal selam dan kapal peluncur
pesawat terbang. Lebih dari 2300 orang pasukan AS terbunuh dalam serangan
selama dua hingga empat jam tersebut. Delapan kapal perang tenggelam dan rusak.
Banyak kapal penjelajah dan kapal perusak hancur. Sebagian besar pesawat AS
dihancurkan di landasan. Sedangkan, Jepang kehilangan 129 orang, beberapa kapal
selam, dan 29 dari lebih dari 350 pesawat terbang yang telah membuat serangan
itu.
Pilihan Terakhir Komandan Nazi
Merskipun Jerman tidak ada harapan
sama sekali, Hitler tetap[ bersikap menantang di bunker bawah tanahnya di
Berlin. Soviet menyerang Berlin pada 21 April. Untuk meloloskan penangkapan
dari Soviet, Hitler bununh diri pada malam tanggal 30 April. Pada Mei 1945,
Jerman kehilangan hempir semua yang telah dimenangkan selama 5 tahun
pertempuran. Pada 4 Mei Jenderal Inggris, Bernard Montgomery, menerima
penyerahan Jerman di Denmark, Netherland dan Jerman bagian Barat Laut. Jenderal
Adfreld Jodl menandatangani penyerahan di Reims pada 7 Mei. Pada 8 Mei,
Churcill, Stalin dan Harry S. Truman presiden AS yang baru mengumumkan bahwa
Wilhelm Keitl telah menyerah tanpa syarat pada hari sebelumnya. Sekarang
perhatian menuju ke timur jauh.
Hiroshima, Nagasaki dan Awal Sebuah Akhir
Pada 1943 gelombang perang mulai
merambah ke Asia Pasifik ketika pasukan AS menduduki beberapa pulau, dan pada
1944 kampanye darat Britania dan AS memperoleh kembali Filipina dan Burma. Pada
awal 1945 pasukan AS mengambil alih pulau Okinawa dan Iwojima di Jepang.
Kemudian pada 6 Agustus, angkatan udara AS menjatuhkan bom diatas kota Hirosima
dan membunuh lebih dari 8.000 orang. Tiga hari kemudian, bom kedua dijatuhkan
di kota Nagasaki. Selain itu, Soviet juga menyatakan perang terhadap Jepang,
semua serangan ini meamksa kaisar Hirohito untuk menyerah. Pada 14 Agustus
1945, Jepang setuju untuk melakukan gencatan senjata.
Akhir Perang Dunia II
Jerman menyerah tanpa syarat pada
AS, Britania, Perancis dan Uni Soviet. Kendali atas Negara Jerman berada di
tangan komite control sekutu yang dipimpin oleh tiga komando sekutu. Jerman
dibagi kedalam empat zona pendudukan militer dibawah empat kekuatan sekutu.
Konferernsi perdamaina dilaksanakan di Potsdam pada bulan Juli untuk memutuskan
masa depan Negara tersebut. Jumlah total korban PD II, sekitar 50 juta orang.
Setelah Jerman menyerah, Berlin hancur secara total, tentara Soviet menduduki
Jerman Timur dan tentara Sekutu di Jerman Barat. Berlin yang terletak di Jerman
Timur, dibagi diantara 4 kekuatan Sekutu. Tampak jelas bahwa terlihat
ketidaksepahaman yang tumbuh didalam sekutu antara Soviet dan yang lainnya.
Pada November 1945 21 pemimpin Nazi, diadili di Nuremberg di depan pengadilan
internasional dengan satu atau lebih dakwaan.
E.
Bentuk Interaksi saat Perang Dunia
II
Dalam
Perang Dunia 2, tidak dapat dipungkiri terdapat berbagai jenis interaksi yang
terjadi, baik dari para pelaku perang sampai dengan kebijakan tiap negara
peserta perang yang membuat tiap negara berinteraksi dengan negara lain, bentuk
interaksi yang dimaksud adalah interaksi asosiatif dan disasosiatif.
1. Asosiatif
Hubungan sosial asosiatif adalah
proses interaksi yang cenderung menjalin kesatuan dan meningkatkan solidaritas
anggota kelompok. Dalam PD 2 terdapat beberapa bentuk kerjasama yang terjadi,
yaitu :
-
Ketika Inggris dan Perancis memberikan dictator Jerman Adolf
Hitler dan dictator Italia Benito Mussolini untuk mengambil wilayah-wilayah
yang mereka inginkan. Inggris dan Perancis berharap kebijakan penenangan ini
akan mencegah perang lainnya.
-
Menteri Neville Chamberlain dari Britania Raya dan Perdana
Menteri Edouardo Daladier dari Perancis berjanji membantu Polandia.
-
Pada Mei 1939 Jerman dan Italia menandatangani suatu
perjanjian untuk saling mendukung dalam peperangan.
-
Kerjasama yang terjadi ketika Britania dan Perancis
menyatakan perang melawan Jerman.
-
Kabinet
Prancis bersikap mengalah dan sangat terpecah-pecah, memohon gencatan senjata
kepada Jerman, yang ditandatangani pada tanggal 22 Juni 1940. Dilanjutkan
dengan penandatanganan perjanjian gencatan senjata Prancis-Italia pada tanggal
24 Juni 1940.
-
Pada
27 September Jepang menandatangani Perjanjian Tiga Negara atau Poros dengan
Jerman dan Italia dalam usaha menciptakan tatanan dunia baru.
-
Terbentuknya
Piagam Atlantik antara Amerika dan Inggris pada tanggal 14 Agustus 1941.
-
Dicetuskannya
Deklarasi Bangsa-bangsa Bersatu antara 26 bangsa yang bersama-sama melawan
kekuatan Poros yang ditandatangani tanggal 1 Januari 1942.
-
Pada
tanggal 2 September 1945 Jepang menyerah secara resmi di atas kapal perang
Missouri yang berlabuh di Teluk Tokyo.
2.
Disasosiatif
Interaksi atau hubungan yang bersifat
disasosiatif merupakan bentuk hubungan antara dua atau lebih pihak-pihak yang
mengarah pada perpecahan. Dalam PD 2, bentuk-bentuk hubungan yang bersifat
disasosiatif secara keseluruhan meliputi berbagai penyerangan dan perlawanan
antara blok Poros dan pihak Sekutu, yaitu meliputi :
-
Penyerbuan
Uni Soviet terhadap Polandia pada tanggal 7 September 1940.
-
Penyerbuan
Uni Soviet terhadap Finlandia pada tanggal 30 November 1940.
-
Penyerbuan
Jerman atas Denmark dan Norway pada awal April 1940.
-
Serbuan
Jerman terhadap Belgia, Nederland dan Luxemburg pada tanggal 10 Mei 1940.
-
Pada
bulan Juli 1940 Jerman menyerang wilayah Inggris.
-
Penyerbuan
Jerman terhadap Uni Soviet pada tanggal 22 Juni 1941.
-
Soviet
melancarkan serangan yang membuat Jerman mundur dari daerah pinggiran Moskow
dan Leningrad pada bulan Desember 1941.
-
Pasukan
Jepang menyerang Pearl Harbour, Hawaii, pada Minggu 7 Desember 1941.
-
Pasukan
Soviet mendesak tentara Poros di Stalingrad, Kharkiv, dan Smonlensk pada 1943.
-
Pada
bulan Oktober 1944, pasukan Jenderal MacArthur menyerbu Filipina di pulau
Leyte.
-
Pada
8 Agustus 1945 Uni Soviet menyerang Jepang di Manchuria.
-
Pada
tanggal 6 dan 9 Agustus bom atom dijatuhkan di kota Hirosima dan Nagasaki.
DAFTAR PUSTAKA
Pasaribu,
Saut. 2009. Awal Mula dan Berakhirnya
Perang Dunia I dan II. Yogyakarta: Locus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar