Senin, 25 April 2016

PERANG DUNIA II


A.    Sebab Umum dan Sebab Khusus
Seperti halnya yang terjadi pada Perang Dunia 1, Perang Dunia 2 berawal dari sebab umum dan sebab khusus, yaitu :
Ø  Sebab Umum :
1.      Politik balas dendam (Refansi Idea)
2.      Konflik faham (pertentangan ideologi)
3.      Munculnya Politik Ekspansi (penguasaan Negara lain).
4.      Kegagalan LBB dalam menciptakan perdamaian dunia.
5.      Perlombaan senjata canggih
6.      Politik aliansi (mencari sekutu)
-          Blok Fasis : Negara Italia, Jerman, Jepang
-          Blok Sekutu terdiri dari 2 blok :
1.      Blok Demokrasi : Negara Perancis, Inggris, Amerika Serikat dan Belanda.
2.      Blok Komunis : Negara Uni Sovyet, Polandia, Hongaria, Bulgaria, Yugoslavia, Rumania, dan Cekoslowakia.
Ø  Sebab Khusus :
1.      Bagi Eropa serangan kilat Jerman terhadap Polandia tanggal 1 September 1939.
2.      Bagi Pasifik dan Amerika Serikat : serbuan Jepang terhadap pangkalan armada angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour (Hawai) tanggal 7 Desember 1941.
B.     Pihak yang Terlibat
C.    Dampak Perang terhadap Kehidupan Dunia
-          Bidang Politik
Kemenangan pihak sekutu (Inggris, Perancis, Amerika Serikat, dan Uni Soviet) dalam mengakhiri Perang Dunia II tidak terlepas dari peran Amerika Serikat dalam memberikan bantuan (perlengkapan, tentara,dan persenjataan) yang mampu mempercepat berakhirnya perang dengan kemenangan di tangan Sekutu. Perang Dunia II telah menghancurkan hegemoni negara-negara besar seperti Inggris, Perancis, Spanyol, dan Portugis yang sudah berabad-abad memegang kendali kekuasaan di berbagai belahan dunia.  Muncul masalah baru yaitu adanya pertentangan kepentingan dan persaingan perebutan hegemoni antara negara anggota sekutu dalam usaha untuk menjadi negara yang paling berpengaruh dan berkuasa di dunia hingga melahirkan dua negara adikuasa (kekuatan raksasa) yaitu Amerika Serikat (kuat secara material) dan Uni Soviet (kuat secara psikologis) yang mengambil alih hegemoni tersebut.  Uni Soviet dan Amerika Serikat saling berlomba menanamkan penagruhnya pada negra lain dengan berbagai cara sehinga dampaknya negara-negara di dunia terbagi menjadi 2 dimana negara-negara Eropa Timur, Jerman Timur dan beberapa negara Asia seperti Cina, Korea Utara, Kamboja, Laos dan Vietnam berada dibawah pengaruh Uni Soviet yang selanjutnya dikenal dengan Blok Timur. Sementara negara-negara Eropa Barat dan banyak negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin berada dibawah kekuasaan Amerika Serikat yang selanjutnya dikenal dengan Blok Barat. Kedua negara adikuasa tersebut memiliki ideologi yang berlawanan dimana Amerika Serikat dengan ideologi Liberalis-Kapitalis (paham yang mengutamakan kemerdekaan individu sebagai pangkal dari kebaikan hidup) sementara Uni Soviet dengan ideologi Sosialis-Komunis(paham yang menghendaki suatu masyarakat disusun secara kolektif agar menjadi masyarakat yang bahagia). Sistem politik dan ekonomi internasional mengalami polarisasi yaitu liberalisme versus sosialisme-komunisme .Munculnya politik memecah belah dimana terjadi perpecahan dari berbagai negara sebagai dampak dari persaingan pengaruh dua negara adikuasa tersebut, seperti negara Jerman, Korea, dan Vietnam(Indo Cina) berdasarkan ideologi liberal dan sosialis-komunis. Kemudian munculah negara baru dan merdeka di Asia-Afrika yang merupakan bekas jajahan bangsa barat seperti Indonesia, India, Pakistan, Srilanka, dan Filipina.
-          Bidang Ekonomi
Perekonomian dunia terbagi atas sistem ekonomi liberal, sistem ekonomi terpusat pada negara, dan sistem ekonomi campuran. Dimana sistem ekonomi liberal berlaku di negara-negara kapitalis. Sistem ekonomi terpusat pada negara berlaku di negara-negara komunis. Dan sistem ekonomi campuran berlaku di negara-negara yang baru merdeka.
-          Bidang Sosial
Dampak yang ditimbulkan di bidang sosial adalah munculnya gerakan sosial untuk membantu memulihkan kesejahteraan rakyat akibat perang dengan mendirikan lembaga internasional untuk memelihara perdamaian dunia. Hal ini terbukti dengan berdirinya Perserikatan Bangsa-bangsa. Amerika Serikat membentuk badan guna menghindari jatuhnya korban lebih banyak dengan nama United Nations Relief Rehabilitation Administration (UNRRA). Tugas pokok badan ini adalah meringankan penderitaan dan memulihkan daya produksi rakyat yang tinggal di daerah bekas pendudukan Jerman. Bantuan yang diberikan berupa makanan, pakaian, bibit tanaman, hewan ternak, alat-alat perindustrian, dan rumah sakit. UNRRA (satu bagian dari PBB) dibubarkan sebab tugas untuk memberikan bantuan pembangunan kembali negara Eropa telah dilaksanakan oleh European Reconstructions Plan atau yang dikenal dengan Marshall Plan.
D.    Peristiwa-peristiwa yang Terjadi pada Perang Dunia II
Perang Kilat (Blitzkrieg)
Polandia dikalahkan oleh Jerman dengan taktik “perang kilat” (Blitzkrieg). Hari pertama, angkatan uadara Jerman (Luftwaffe) menghancurkan bandara dan pangkalan udara Polandia. Dalam waktu satu minggu, Jerman telah melumpuhkan jalur-jalur komunikasi Polandia. Pada saat yang bersamaan, divisi-divisi panser mengurung tentara Polandia.

Perang Pura-pura di Barat
Pada Desember 1939 pertempuran Laut yang dramatis terjadi di dekat pantai Amerika Selatan. Kapal-kapal penjelajah Inggris merusak kapal penjelajah Jerman Admiral Graf Spee yang sedang menyerang perniagaan sekutu di Atlantik Selatan. Kapal itu dipaksa mencari perlindungan di Pelabuhan Montevideo, Uruguay. Kapten kapalnya memilih untuk menenggelamkan kapal itu daripada direbut musuh. Karena pertempuran terjadi sedikit saja, periode ini disebut sebagai perang pura-pura (Sitzkrieg).

Pertempuran Britania
Hitler berencana menginfasi Britania pada 1940 dan dari Juli hingga September ia melancarkan serangan udara terhadap kapal, bandara, pelabuhan, dan kota-kota untuk memperlemah Britania sebelum mengirimkan pasukan darat. Namun, Royal Air Force yang jumlahnya lebih sedikit menghancurkan dua pesawat Jerman untuk setiap pesawat Britania yang jatuh. Hitler pun terpaksa menangguhkan niatnya.

Perang Soviet – Finlandia
Uni Soviet menyerbu Finlandia pada 30 November 1939. Pasukan Soviet yang besar diharapkan mengalahkan tentara Finlandia dengan cepat. Akan tetapi, orang Finlandia bertahan selama berbulan-bulan. Garis perkubuan Mannerheim akhirnya diterobos pada awal 1940. Pada tanggal 12 Maret Finlandia menandatangani perjanjian damai dengan memberikan wilayah kekuasaan Finlandia kepada Soviet.

Perang di Gurun Afrika
Pada 1940 perang dunia telah melebar ke Afrika Utara ketika pasukan Italia di Libya menyerang Mesir, daerah yang dipertahankan oleh Britania raya. Britania menekan mundur pasukan Italia. Dibawah Jendral Romell, Jerman menekan Britania kembali ke Mesir. Perang terus berlanjut hingga akhirnya Britania memenangkan pertempuran di El Alamei, Mesir pada Oktober-November 1942. Montgomery kemudian menyebrangi Libya untuk menemui pasukan Britania dan AS yang telah tiba di Aljazair dan Maroko. Pasukan Blok Poros terkepung pasukan Sekutu dan akhirnya menyerah pada Mei 1943.

Jatuhnya Prancis
Pemerintah Perancis pindah ke Tours pada 11 Juni 1940 dan kemudian ke Bordeaux. Jerman menduduki Paris pada 14 Juni 1940. Kabinet Perancis bersikap mengalah dan sangat terpecah-pecah, memohon gencatan senjata. Marsekal Philippe Petain, pahlawan perang dunia I yang berusia 84tahun, menjadi perdana menteri. Gencatan senjata Jerman-Perancis ditandatangani pada tanggal 22 Juni 1940 di Hutan Compeigne. Gencatan senjata Perancis-Italia, ditandatangani pada 24 Juni 1940.

Japan Goes to War
Serangan Jerman pada Soviet telah membuat Jepang percaya bahwa kemenangan Jerman sudah pasti. Mereka segera mencoba mengambil keuntungan dari hal tersebut. Pada Juli 1941 Pemerintahan Boneka Jerman di Perancis memberikan pangkalannya yang berada di Indocina-Perancis kepada Jepang. Gerakan agresif Jepang menimbulkan protes Amerika Serikat dan Inggris. Jepang menyatakan bahwa mereka ingin berdamai, namun mereka tetap melakukan tindakan agresifnya. Pada akhir Juli AS, Inggris, dan Pemerintahan Belanda di London melakukan embargo pengiriman minyak ke Jepang. Pada November 1941 Hideki Tojo (Perdana Menteri Jepang) mengirimkan utusan khusus untuk mengusahakan perdamaian dengan AS. Hal ini adalah tipuan untuk membuat AS lengah.

Serangan Pearl Harbour
Pasukan Jepang menyerang Pearl Harbour, Hawaii, pada Minggu 7 Desember 1941. Serangan datang tanpa peringatan pada dini hari. Hal itu dilakukan oleh kapal-kapal selam dan kapal peluncur pesawat terbang. Lebih dari 2300 orang pasukan AS terbunuh dalam serangan selama dua hingga empat jam tersebut. Delapan kapal perang tenggelam dan rusak. Banyak kapal penjelajah dan kapal perusak hancur. Sebagian besar pesawat AS dihancurkan di landasan. Sedangkan, Jepang kehilangan 129 orang, beberapa kapal selam, dan 29 dari lebih dari 350 pesawat terbang yang telah membuat serangan itu.

Pilihan Terakhir Komandan Nazi
Merskipun Jerman tidak ada harapan sama sekali, Hitler tetap[ bersikap menantang di bunker bawah tanahnya di Berlin. Soviet menyerang Berlin pada 21 April. Untuk meloloskan penangkapan dari Soviet, Hitler bununh diri pada malam tanggal 30 April. Pada Mei 1945, Jerman kehilangan hempir semua yang telah dimenangkan selama 5 tahun pertempuran. Pada 4 Mei Jenderal Inggris, Bernard Montgomery, menerima penyerahan Jerman di Denmark, Netherland dan Jerman bagian Barat Laut. Jenderal Adfreld Jodl menandatangani penyerahan di Reims pada 7 Mei. Pada 8 Mei, Churcill, Stalin dan Harry S. Truman presiden AS yang baru mengumumkan bahwa Wilhelm Keitl telah menyerah tanpa syarat pada hari sebelumnya. Sekarang perhatian menuju ke timur jauh.  


Hiroshima, Nagasaki dan Awal Sebuah Akhir
Pada 1943 gelombang perang mulai merambah ke Asia Pasifik ketika pasukan AS menduduki beberapa pulau, dan pada 1944 kampanye darat Britania dan AS memperoleh kembali Filipina dan Burma. Pada awal 1945 pasukan AS mengambil alih pulau Okinawa dan Iwojima di Jepang. Kemudian pada 6 Agustus, angkatan udara AS menjatuhkan bom diatas kota Hirosima dan membunuh lebih dari 8.000 orang. Tiga hari kemudian, bom kedua dijatuhkan di kota Nagasaki. Selain itu, Soviet juga menyatakan perang terhadap Jepang, semua serangan ini meamksa kaisar Hirohito untuk menyerah. Pada 14 Agustus 1945, Jepang setuju untuk melakukan gencatan senjata.
Akhir Perang Dunia II
Jerman menyerah tanpa syarat pada AS, Britania, Perancis dan Uni Soviet. Kendali atas Negara Jerman berada di tangan komite control sekutu yang dipimpin oleh tiga komando sekutu. Jerman dibagi kedalam empat zona pendudukan militer dibawah empat kekuatan sekutu. Konferernsi perdamaina dilaksanakan di Potsdam pada bulan Juli untuk memutuskan masa depan Negara tersebut. Jumlah total korban PD II, sekitar 50 juta orang. Setelah Jerman menyerah, Berlin hancur secara total, tentara Soviet menduduki Jerman Timur dan tentara Sekutu di Jerman Barat. Berlin yang terletak di Jerman Timur, dibagi diantara 4 kekuatan Sekutu. Tampak jelas bahwa terlihat ketidaksepahaman yang tumbuh didalam sekutu antara Soviet dan yang lainnya. Pada November 1945 21 pemimpin Nazi, diadili di Nuremberg di depan pengadilan internasional dengan satu atau lebih dakwaan.
E.     Bentuk Interaksi saat Perang Dunia II
Dalam Perang Dunia 2, tidak dapat dipungkiri terdapat berbagai jenis interaksi yang terjadi, baik dari para pelaku perang sampai dengan kebijakan tiap negara peserta perang yang membuat tiap negara berinteraksi dengan negara lain, bentuk interaksi yang dimaksud adalah interaksi asosiatif dan disasosiatif.
1.      Asosiatif
Hubungan sosial asosiatif adalah proses interaksi yang cenderung menjalin kesatuan dan meningkatkan solidaritas anggota kelompok. Dalam PD 2 terdapat beberapa bentuk kerjasama yang terjadi, yaitu :
-          Ketika Inggris dan Perancis memberikan dictator Jerman Adolf Hitler dan dictator Italia Benito Mussolini untuk mengambil wilayah-wilayah yang mereka inginkan. Inggris dan Perancis berharap kebijakan penenangan ini akan mencegah perang lainnya.
-          Menteri Neville Chamberlain dari Britania Raya dan Perdana Menteri Edouardo Daladier dari Perancis berjanji membantu Polandia.
-          Pada Mei 1939 Jerman dan Italia menandatangani suatu perjanjian untuk saling mendukung dalam peperangan.
-          Kerjasama yang terjadi ketika Britania dan Perancis menyatakan perang melawan Jerman.
-          Kabinet Prancis bersikap mengalah dan sangat terpecah-pecah, memohon gencatan senjata kepada Jerman, yang ditandatangani pada tanggal 22 Juni 1940. Dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian gencatan senjata Prancis-Italia pada tanggal 24 Juni 1940.
-          Pada 27 September Jepang menandatangani Perjanjian Tiga Negara atau Poros dengan Jerman dan Italia dalam usaha menciptakan tatanan dunia baru.
-          Terbentuknya Piagam Atlantik antara Amerika dan Inggris pada tanggal 14 Agustus 1941.
-          Dicetuskannya Deklarasi Bangsa-bangsa Bersatu antara 26 bangsa yang bersama-sama melawan kekuatan Poros yang ditandatangani tanggal 1 Januari 1942.
-          Pada tanggal 2 September 1945 Jepang menyerah secara resmi di atas kapal perang Missouri yang berlabuh di Teluk Tokyo.
2.      Disasosiatif
Interaksi atau hubungan yang bersifat disasosiatif merupakan bentuk hubungan antara dua atau lebih pihak-pihak yang mengarah pada perpecahan. Dalam PD 2, bentuk-bentuk hubungan yang bersifat disasosiatif secara keseluruhan meliputi berbagai penyerangan dan perlawanan antara blok Poros dan pihak Sekutu, yaitu meliputi :
-          Penyerbuan Uni Soviet terhadap Polandia pada tanggal 7 September 1940.
-          Penyerbuan Uni Soviet terhadap Finlandia pada tanggal 30 November 1940.
-          Penyerbuan Jerman atas Denmark dan Norway pada awal April 1940.
-          Serbuan Jerman terhadap Belgia, Nederland dan Luxemburg pada tanggal 10 Mei 1940.
-          Pada bulan Juli 1940 Jerman menyerang wilayah Inggris.
-          Penyerbuan Jerman terhadap Uni Soviet pada tanggal 22 Juni 1941.
-          Soviet melancarkan serangan yang membuat Jerman mundur dari daerah pinggiran Moskow dan Leningrad pada bulan Desember 1941.
-          Pasukan Jepang menyerang Pearl Harbour, Hawaii, pada Minggu 7 Desember 1941.
-          Pasukan Soviet mendesak tentara Poros di Stalingrad, Kharkiv, dan Smonlensk pada 1943.
-          Pada bulan Oktober 1944, pasukan Jenderal MacArthur menyerbu Filipina di pulau Leyte.
-          Pada 8 Agustus 1945 Uni Soviet menyerang Jepang di Manchuria.
-          Pada tanggal 6 dan 9 Agustus bom atom dijatuhkan di kota Hirosima dan Nagasaki.


















DAFTAR PUSTAKA
Pasaribu, Saut. 2009. Awal Mula dan Berakhirnya Perang Dunia I dan II. Yogyakarta: Locus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar