Senin, 25 April 2016

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Pabrik Gula Madukismo


Tugas Mata Kuliah PKLH
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Pabrik Gula Madukismo


 






Disusun Oleh :
Nama         : Rizal Bayu Rasyidi Lubis
NIM  : 09416244030
Prodi : Pend. IPS (B)



Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi
Universitas Negeri Yogyakarta
Tahun 2010
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas segala rahmat dan inayahNya saya dapat menyelesaikan Makalah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Pabrik Gula Madukismo. Makalah ini disusun dan dipersiapkan untuk memenuhi tugas pada mata kuliah PKLH. Saya mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Bapak Drs. Udia Haris Hadori selaku pembimbing mata kuliah PKLH
2.      Teman-teman Pend. IPS yang telah membantu penyelesaian makalah ini.
Serta semua pihak yang telah membantu memperlancar saya dalam menyelesaikan penyusunan makalah ini.
Saya menyadari kekurangan dan keterbatasan saya sebagai penyusun. Untuk itu kritik dan saran yang membangun dari para pembaca saya harapkan dapat membantu perbaikan penyusunan makalah dikemudian hari. Semoga makalah yang telah saya susun ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca.


Yogyakarta, Juni 2010

          Penyusun






BAB I
PENDAHULUAN

            Segala sesuatu yang ada di muka bumi ini tidak akan lepas dari lingkungan hidup. Lingkungan merupakan salah satu faktor penting bagi makhluk hidup untuk dapat bertahan hidup. Lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya (UU No. 23 / 1997). Saat ini banyak terdapat masalah lingkungan hidup yang diakibatkan oleh berbagai elemen. Masalah lingkungan hidup pada dasarnya timbul karena :
a.       Dinamika penduduk
b.      Pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya yang kurang bijaksana
c.       Kurang terkendalinya pemanfaatan akan ilmu pengetahuan dan teknologi
d.      Dampak negatif yang muncul karena permasalahan ekonomi
e.       Adanya benturan tata ruang
Dewasa ini banyak industri-industri yang bermunculan di berbagai daerah. Banyak lahan hijau yang beralih fungsi menjadi lahan industri. Akibatnya lingkungan menjadi tidak seimbang dan ekosistem yang ada menjadi terancam keberadaannya. Tentunya hal tersebut memerlukan pemikiran tersendiri agar masalah tersebut tidak berdampak negatif bagi makhluk hidup. Salah satu upaya yaitu dengan memperhatikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), karena dengan memperhatikan AMDAL dapat dilakukan upaya untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan.






BAB II
PEMBAHASAN

A.      Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) merupakan kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. AMDAL merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan, dan digunakan untuk pengambilan keputusan. Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL meliputi aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.
Analisis mengenai dampak lingkungan hidup di satu sisi merupakan bagian studi kelayakan untuk melaksanakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan, dan di sisi lain merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin melakukan usaha dan/atau kegiatan. Berdasarkan analisis ini dapat diketahui secara lebih jelas dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, baik dampak negatif maupun dampak positif yang akan timbul dari usaha dan/atau kegiatan sehingga dapat dipersiapkan langakah untuk menanggulangi dampak negatif dan mengembangkan dampak positif. Untuk mengukur atau menentukan dampak besar dan penting tersebut, diantaranya digunakan kriteria mengenai :
a.       Besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak rencana usaha dan/atau kegiatan
b.      Luas wilayah penyebaran dampak
c.       Intensitas dan lamanya dampak berlangsung
d.      Banyaknya komponen lingkungan hidup lain yang akan terkena dampak
e.       Sifat kumulatif dampak
f.       Berbalik (reversible) atau tidak berbaliknya (irreversible) dampak.


Berikut ini jenis usaha dan/atau kegiatan yang kemungkinan dapat menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, meliputi :
a.       Pengubahan bentuk lahan dan bentang alam
b.      Eksploitasi sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui
c.       Proses dan kegiatan yang secara potensial dapat menimbulkan pemborosan, pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, serta kemerosotan sumber daya alam dalam pemenfaatannya
d.      Proses dan kegiatan yang hasilnya dapat mempengaruhi lingkungan alam, lingkungan buatan, serta lingkungan sosial dan budaya
e.       Proses dan kegiatan yang hasilnya akan dapat mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi sumber daya dan/atau perlindungan cagar budaya
f.       Introduksi jenis tumbuh-tumbuhan, jenis hewan, dan jenis jasad renik
Tujuan secara umum AMDAL adalah menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan serta menekan pencemaran sehingga dampak negatifnya menjadi serendah mungkin. Dengan demikian, AMDAL diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang pelaksanaan rencana kegiatan yang mempunyai dampak terhadap lingkungan hidup. Agar pelaksanaan AMDAL berjalan efektif dan dapat mencapai sasaran yang diharapkan, pengawasannya dikaitkan dengan mekanisme perijinan. Peraturan pemerintah tentang AMDAL secara jelas menegaskan bahwa AMDAL adalah salah satu syarat perijinan, dimana para pengambil keputusan wajib mempertimbangkan hasil studi AMDAL sebelum memberikan izin usaha dan/atau kegiatan. AMDAL digunakan untuk mengambil keputusan tentang penyelenggaraan / pemberian izin usaha dan/atau kegiatan.
B.     Studi Kasus Pengelolaan Limbah Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta
Limbah padat yang dihasilkan oleh pabrik gula Madukismo mempunyai volume yang cukup besar tiap harinya. Selama ini pabrik membuang limbahnya dengan cara penumpukan (open dumping). Pabrik membeli sejumlah besar lahan kemudian langsung membuang limbahnya ditempat itu. Oleh masyarakat sekitar limbah yang dibuang terutama blotong (ampas tebu) diambil secara cuma-cuma untuk pembuatan asbes, genteng, pupuk, kompos dan dijadikan bahan bakar industri batu bata, karena blotong ini masih mengandung sejumlah belerang sehingga baik untuk dijadikan sebagai bahan bakar. Sebelum blotong dibuang, blotong tersebut dimasukkan dalam open dengan suhu 105 derajat selama 3 jam. Tujuan blotong dioven untuk mengurangi kadar air yang terdapat di blotong tersebut, sehingga tidak menimbulkan bau yang sangat menyengat ketika dibuang.
Kompos adalah bentuk dari bahan-bahan organik setelah mengalami pembusukan atau disebut pula dekomposisi. Pembusukan ini dapat berlangsung secara aerobik maupun anaerobik dengan kelebihan dan kekurangannya. Pengomposan berdasarkan kebutuhan oksigen diklasifikasikan menjadi pengomposan aerob dan pengomposan anaerob. Pengomposan aerob membutuhkan oksigen sehingga suhu optimum kompos dapat lebih cepat dicapai, sebaliknya pengomposan anaerob tidak membutuhkan oksigen sehingga suhu optimum susah dicapai, menimbulkan bau busuk, dan proses berlangsung lama. Faktor yang mempengaruhi proses pengomposan antara lain :
1.      Pasokan unsur hara
2.      Ukuran partikel
3.      Kandungan air
4.      Kekuatan struktural
5.      Suhu
6.      Aditif
7.      Keasaman (pH)
Dengan adanya metode tersebut maka jumlah limbah yang dihasilkan pabrik gula Madukismo sedikit berkurang, sehingga pencemaran lingkungan yang dihasilkan juga berkurang. Namun yang menjadi permasalahan pabrik gula Madukismo tersebut tidak berani menginvestasikan uang untuk mengolah limbah dengan teknologi yang lebih modern. Alasan pabrik tersebut tidak berani karena penghasilan yang diperoleh tidak sebanding jika digunakan untuk membayar teknologi dalam memperbaiki masalah limbah tersebut.
Selain keuntungan dari limbah padat, limbah cair pun memiliki keuntungan. Seperti limbah cair yang dimanfaatkan petani untuk menyuburkan tanah pertaniannya yang berada di sekitar pabrik gula Madukismo tersebut.


BAB III
PENUTUP

     Perkembangan dibidang industri menuntut ketersediaan bahan baku yang semakin meningkat baik kuantitas maupun kualitasnya. Perkembangan industri menghasilkan dampak negatif dan dampak positif. Dampak negatifnya berupa limbah-limbah yang dihasilkan semakin menumpuk, sedangkan dampak positifnya yaitu semakin berkembang dan bertambahnya produk yang dihasilkan. Dengan demikian, kemajuan di bidang industri akan menambah beban pada daya dukung lingkungan dan sumber daya alam.
Pabrik gula Madukismo telah meningkatkan perbaikan dalam masalah limbah-limbah yang ada dipabrik. Diharapkan kepada para peneliti untuk malakukan inovasi-inovasi baru dalam mengatasi permasalahan limbah yang ada dalam perindustrian, dan khususnya pada pabrik Madukismo. Agar limbah yang ada dapat dimanfaatkan secara lebih baik.


1 komentar:

  1. Apabila Anda mempunyai kesulitan dalam pemakaian / penggunaan chemical , atau yang berhubungan dengan chemical,oli industri, jangan sungkan untuk menghubungi, kami akan memberikan solusi Chemical yang tepat kepada Anda,mengenai masalah yang berhubungan dengan chemical.Harga
    Terjangkau
    Cost saving
    Solusi
    Penawaran spesial
    Hemat biaya Energi dan listrik
    Mengurangi mikroba & menghilangkan lumut


    Salam,
    (Tommy.k)
    WA:081310849918
    Email: Tommy.transcal@gmail.com
    Management
    OUR SERVICE
    1.
    Coagulan, nutrisi dan bakteri
    Flokulan
    Boiler Chemical Cleaning
    Cooling tower Chemical Cleaning
    Chiller Chemical Cleaning
    AHU, Condensor Chemical Cleaning
    Chemical Maintenance
    Waste Water Treatment Plant Industrial & Domestic (WTP/WWTP/STP)
    Garment wash
    Eco Loundry
    Paper Chemical
    Textile Chemical
    Degreaser & Floor Cleaner Plant

    2.
    Oli industri
    Oli Hydrolik (penggunaan untuk segala jenis Hydrolik)
    Rust remover
    Coal & feul oil additive
    Cleaning Chemical
    Lubricant
    3.
    Other Chemical
    RO Chemical
    Hand sanitizer
    Disinfectant
    Evaporator
    Oli Grease
    Karung
    Synthetic PAO.. GENLUBRIC VG 68 C-PAO
    Zinc oxide
    Thinner
    Macam 2 lem
    Alat-alat listrik
    Packaging
    Pallet
    CAT COLD GALVANIZE COMPOUND K 404 CG
    Almunium

    BalasHapus